Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kementerian Perhubungan dan sejumlah instansi terkait telah sepakat untuk menyiapkan pembagian alur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi demi menjaga kelancaran pengiriman logistik dari Bali menuju Jawa maupun sebaliknya.
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan, alur penyeberangan tersebut dirancang sebagai solusi imbas kemacetan parah di Pelabuhan Ketapang pada Sabtu (26/9/2026).
Untuk diketahui kemacetan di kawasan Ketapang tersebut dipicu adanya blokade oleh para sopir yang memprotes kebijakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat yang membatasi muatan kapal demi keselamatan pelayaran.
Dalam alur penyeberangan tersebut, Emil menjelaskan truk bermuatan besar yang merupakan urat nadi perekonomian Jatim bakal diprioritaskan menggunakan dermaga Landing Craft Machine (LCM) agar dapat menyeberang menuju Pulau Dewata.
“Itu kan sudah ada kesepakatannya. LCM fokus untuk truk besar. Saya bilang truk besar itu urat nadi perekonomian kita. Maka kalau mereka punya aspirasi coba dijalankan. Ujung-ujungnya ini untuk kelancaran arus barang juga,” ujar Emil di Gedung DPRD Jatim, Senin (28/9/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

