Kamis, 12 Maret 2026

Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Ilustrasi Cuaca Ekstrem

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bakal menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk memitigasi dampak cuaca ekstrem saat momen Hari Raya Idulfitri atau periode mudik lebaran.

Gatot Soebroto Kepala Pelaksana Badan Penanggunlangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Jatim mengatakan keputusan menjalankan OMC tersebut berdasarkan hasil rakor bersama dengan pertimbangan padatnya jumlah pemudik yang akan masuk ke Jatim.

Selama periode mudik nanti diproyeksikan 24,90 juta masyarakat akan melakukan perjalanan ke Jatim.

“Tingkat kedatangan warga dari luar Jawa Timur yang berkunjung ke Jawa Timur diperkirakan sangat tinggi. Demikian juga dengan pergerakan warga Jawa Timur yang akan melakukan mudik ke daerah lain,” kata Gatot saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2026).

Berdasarkan data BMKG, saat momen lebaran berlangsung masih ada sejumlah wilayah di Jatim yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem.
Oleh karena itu Gatot menyebut OMC akan dijalankan sesuai keputusan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim.

“Di tengah aktivitas tersebut, data dari BMKG menunjukkan bahwa masih ada beberapa wilayah yang memiliki potensi ancaman cuaca ekstrem,” jelasnya.

OMC tersebut akan berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 16 Maret dan dilakukan sebanyak 22 sortie penerbangan di wilayah rawan sesuai hasil pemetaan BMKG.

“OMC ini akan dilakukan selama kurang lebih 10 hari, dimulai pada 16 Maret hingga lima hari setelah Lebaran,” katanya.

Selain itu, Gatot juga mengimbau kepada para pelaku usaha di sektor pariwisata supaya menyiapkan tim penyelamat untuk memitigasi apabila terjadi bencana di wilayah mereka.

Di sisi lain BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan menjalankan pengamanan mudik.

“Total terdapat 38 posko di kabupaten/kota, khususnya di kantor bu BPBD masing-masing daerah, serta satu posko induk di kantor BPBD Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.(wld/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Kamis, 12 Maret 2026
28o
Kurs