Ali menambahkan bahwa UT juga menargetkan dapat melayani 2,5 juta mahasiswa pada tahun 2045 sejalan dengan upaya memperluas kesempatan masyarakat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut juga sudah mengembangkan layanan sepenuhnya digital melalui UT Jakarta 2, mulai dari pendaftaran hingga layanan akademik secara daring, sehingga mahasiswa dapat merancang pengambilan mata kuliah secara mandiri melalui sistem kredit semester, dengan target penyelesaian pendidikan sarjana dalam delapan semester.
Melalui layanan tersebut, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang berkesempatan menempuh pendidikan tinggi untuk meningkatkan kompetensi dan kontribusi dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Prof. Suparti Direktur UT Surabaya mengatakan bahwa penerapan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh memungkinkan layanan UT menjangkau mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.
Meskipun layanan langsung UT Surabaya mencakup 18 kabupaten/kota, ia mengatakan bahwa mahasiswa yang mendaftar melalui UT Surabaya tersebar di 118 kabupaten/kota. Bahkan, terdapat mahasiswa dari Aceh yang memilih mendaftar melalui UT Surabaya karena mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.
NOW ON AIR SSFM 100

