Kamis, 15 Oktober 2026

Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter BBM untuk Pulihkan Layanan di Bali

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Dok. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan BBM di Jatim dalam kondisi aman dan mencukupi jelang Iduladha 2025. Foto: Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menambah pasokan 57,9 juta liter bahan bakar minyak (BBM) untuk mempercepat pemulihan layanan di Bali. Upaya ini disertai penambahan jam operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), penguatan personel, dan optimalisasi armada mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ahad Rahedi Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengatakan, langkah pemulihan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kesiapan operasional, dan keselamatan kerja.

“Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus mengoptimalkan seluruh lini operasional untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami memperkuat pasokan, meningkatkan kesiapan SPBU, serta mengerahkan dukungan personel dan armada agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal. Seluruh upaya ini kami lakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Ahad, dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (14/10/2026).

Dari sisi pasokan, Pertamina mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14-17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran. Tambahan pasokan yang disiapkan mencapai 57,9 juta liter, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax.

Penambahan pasokan tersebut diharapkan menjaga ketersediaan BBM dan memperkuat penyaluran ke SPBU di berbagai wilayah Bali.

Pertamina juga menyiapkan penambahan 60 SPBU di Kota Denpasar yang beroperasi selama 24 jam. Sebelumnya, terdapat 24 SPBU dengan jam operasional tersebut. Penambahan layanan diharapkan memberi lebih banyak pilihan waktu pengisian bagi masyarakat sekaligus membantu mengelola antrean.

Untuk mendukung kelancaran operasional, perusahaan menambah operator SPBU cadangan dan berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana terkait kebutuhan operasional. Koordinasi juga dilakukan untuk menyiapkan pengemudi mobil tangki cadangan, terutama untuk mengantisipasi kebutuhan waktu istirahat pengemudi tanpa mengabaikan keselamatan kerja.

Pada sektor distribusi, Pertamina mengupayakan penambahan armada mobil tangki, termasuk dengan mengalihkan sebagian armada dari Banyuwangi ke Bali. Perusahaan juga mengupayakan optimalisasi layanan motoris BBM bagi pengguna kendaraan roda dua sesuai ketentuan operasional dan keselamatan untuk membantu mengurai antrean.

“Pemulihan layanan tidak hanya bergantung pada penambahan pasokan, tetapi juga pada kesiapan seluruh unsur operasional, mulai dari terminal, armada pengangkut, hingga pelayanan di SPBU. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan dan melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan agar langkah yang diambil dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat,” tambah Ahad.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan akan terus memantau pasokan dan penyaluran BBM serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan layanan di Bali.

Masyarakat diimbau tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan mengikuti informasi melalui kanal resmi Pertamina. Untuk informasi maupun pengaduan terkait layanan energi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
27o
Kurs