Polsek Tenggilis masih menyelidiki penyebab dugaan AFR (24) pria asal Nganjuk yang gantung diri di rumah kontrakan kawasan Tenggilis Mulya, Surabaya, Sabtu (10/1/2026).
“Identitas sudah diketahui, orang Nganjuk ngontrak di Surabaya. Sekarang tahap penyelidikan penyebabnya, masih penyelidikan,” kata AKP Prastya Yana Wisesa Supriyanto Kapolsek Tenggilis kepada suarasurabaya.net
AKP Prastya mengatakan, saat korban ditemukan gantung diri di rumah kontrakan, tidak ditemukan adanya surat atau pesan terakhir yang ditinggalkan korban.
“Tidak ditemukan surat,” ucapnya.
BACA JUGA: Penjual Buah Ditemukan Meninggal di Tenggilis Mulya Surabaya, Diduga Bunuh Diri
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui sebagai seorang penjual buah di kawasan Tenggilis Surabaya.
Ia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh O (60) ayah korban setelah mencari keberadaan AFR yang tidak lagi berjualan seperti biasa.
“Yang menemukan adalah keluarganya, karena biasanya korban berjualan, tapi tidak ada. Setelah dicari, ternyata ditemukan dalam kondisi gantung diri,” ucapnya.
Saat ini, korban sudah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulance untuk penanganan lebih lanjut.
PERINGATAN: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Jika Anda memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, jangan ragu bercerita, konsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Terlebih apabila pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri.
Untuk konsultasi, Anda dapat menghubungi nomor Hotline Rumah Sakit Jiwa Menur di 031502165. Atau mengakses layanan Love Inside Sucide Awareness (LISA) Kementerian Kesehatan di Call Center 119 atau 081380073120 (WhatsApp). (ris/bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
