Prabowo Subianto Presiden mengatakan, Indonesia mampu mengatasi berbagai tantangan dan cobaan dengan kekuatan sendiri, tanpa bantuan negara lain.
Salah satu buktinya adalah dalam menangani dampak bencana alam di berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat yang terjadi akhir tahun 2025.
Pernyataan itu disampaikan Presiden, hari ini, Selasa (6/1/2026), pada acara Retret Kabinet Merah Putih, di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
“Kondisi bangsa kita penuh dengan tantangan dan cobaan yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di tiga provinsi di Aceh tapi juga di beberapa tempat-tempat lain di Jawa Barat juga di Jawa Timur, Jawa Tengah di beberapa tempat lain. Dengan kita hadapi itu, kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan, negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elit kita bahwa negara kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan,” ujarnya.
Hadir di lokasi acara Gibran Rakabuming Raka Wakil Presiden, serta para menteri dan kepala badan/lembaga.
Dalam Taklimat Awal Tahun 2026, Prabowo mengatakan, Indonesia akan terus menunjukkan kemapuan dan kekuatannya menghadapi tantangan tahun ini.
“Kita telah membuktikan itu di tahun 2025, dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” tegasnya.
Sekadar informasi, retret menjadi tradisi baru Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto Presiden.
Sebelumnya, Prabowo Presiden menggelar retret untuk para pembantunya di Akademi Militer (Akmil) Magelang Jawa Tengah, tanggal 24-27 Oktober 2024.
Kegiatan retret, kata Prabowo, penting untuk membangun sinergi. Sehingga, para pejabat di Kabinet Merah Putih bisa bekerja sama dan fokus pada kepentingan rakyat. (rid/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
