Kamis, 9 April 2026

Prabowo Klaim Mampu Atasi Kekeringan di Indonesia

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Ilustrasi Kekeringan. Foto: Grafis Suarasurabaya.net

Prabowo Subianto Presiden mengklaim, pemerintah Indonesia mampu mengatasi kekeringan. Lantaran masih banyaknya wilayah Indonesia yang kelebihan air.

“Karena kadang-kadang kita sendiri yang tidak dapat menjaga alam kita. Hutan kita babat. Hutan, pohon-pohon di gunung kita babat. Akhirnya air tidak dapat ditahan terjadi kekeringan tapi hal-hal ini dapat kita atasi,” ujar Prabowo di Istana Presiden, Rabu (8/4/2026).

Katanya, persoalan air di Indonesia, tergantung bagaimana pemerintah pusat dan daerah mengelolanya.

“Di bagian-bagian tertentu negara kita, Indonesia Timur, pulau-pulau tertentu masih ada kesulitan air. Tapi kita dapat mengatasi karena airnya ada. Tinggal mampu atau tidak kita mendapatkannya dan menjaganya,” imbuhnya.

Prabowo mencontohkan Bogor yang curah hujannya tinggi. Katanya masyarakat Indonesia harus bersyukur dengan limpahan air yang diberikan Tuhan.

“Alhamdulillah negara kita masalah air sebenarnya tidak menjadi masalah. Masalahnya kadang-kadang kita kelebihan air. Ini karunia. Satu hari air turun di Bogor sama dengan satu tahun air turun di Australia Barat. Demikian berkah yang kita terima dari Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Indonesia sempat diterpa La Nina Lemah dari Oktober 2025 sampai Februari 2026, dampaknya awal musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih awal, di mana puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus 2026.

Sementara di Provinsi Jawa Timur (Jatim), memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah daerah, yang menjadi lumbung pangan selama musim kemarau, dalam upaya memitigasi dampak kekeringan.

Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur menyebut ada lima daerah yang menjadi fokus mengantisipasi kekeringan dan menjaga produksi hasil pangan.

Lima daerah tersebut seperti Kabupaten Banyuwangi, Lamongan, Ngawi, Ponorogo hingga Madiun. Namun Emil menyebut hampir semua wilayah memiliki dampak potensi kekeringan yang sama.(lea/kir/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 9 April 2026
30o
Kurs