Kamis, 12 Maret 2026

Prabowo Sebut Jagung dan Tebu Berpotensi Jadi Sumber BBM Alternatif

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan

Indonesia disebut mampu memproduksi bahan bakar minyak (BBM) di tengah krisis global karena memiliki beragam sumber daya yang bisa dijadikan alternatif sumber energi, salah satunya berasal dari tumbuhan, seperti jagung dan tebu.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo Subianto Presiden saat memberikan arahan pada Tasyakuran HUT ke-1 Danantara di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

“Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita atasi masalah ini. Banyak negara dalam kondisi yang lebih menyedihkan daripada kita. Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu,” ujar Prabowo, seperti dilansir Antara.

Menurut RI 1, potensi tersebut menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menghadapi situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan krisis.

Presiden menyatakan kondisi krisis dapat menjadi momentum untuk mempercepat upaya penguatan ketahanan nasional, termasuk di sektor energi. Ia juga mengatakan, beragam sumber daya yang dimiliki Indonesia bisa dimanfaatkan untuk mendukung kemandirian energi.

Selain jagung dan tebu sebagai bahan baku energi, Indonesia juga memiliki cadangan kelapa sawit yang besar serta potensi singkong yang dinilai mencukupi.

Kepala Negara juga menyinggung potensi energi panas bumi yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, cadangan geothermal Indonesia termasuk yang terbesar di dunia, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan.

“Kita punya geothermal yang sangat besar, kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia, yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” ucapnya.

Selain itu, Prabowo juga telah memerintahkan pengembangan energi terbarukan melalui tenaga surya. Dirinya menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt dalam waktu sesingkat mungkin.

“Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya, dan kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Prabowo juga menilai krisis global dapat menjadi pendorong bagi Indonesia untuk mempercepat berbagai rencana yang telah disusun, termasuk program swasembada pangan dan swasembada energi.

“Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise. Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan. Tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik,” ujar Prabowo.

“Kita sudah punya rencana swasembada pangan, alhamdulillah sudah tercapai sebagian. Kita sudah punya niat swasembada energi yang rencana kita yakin kita akan tercapai dalam empat tahun lagi,” pungkasnya.(ant/ily/kir/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Kamis, 12 Maret 2026
33o
Kurs