Sabtu, 19 September 2026

Prakiraan Cuaca Jatim Hari 19 September: Cerah dengan Hujan Ringan Berpeluang Terjadi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi, cuaca cerah berawan. Grafis: Bram suarasurabaya.net

Cuaca di sejumlah wilayah Jawa Timur pada Sabtu (19/9/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpeluang terjadi pada pagi hingga sore hari.

Prakirawan BMKG Juanda memprakirakan kondisi cuaca pada pagi hari cerah dengan peluang hujan ringan. Kondisi serupa berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari.

Memasuki malam, cuaca diprakirakan cerah dengan peluang kabut atau asap. Sementara pada dini hari, sebagian wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami cuaca cerah berawan disertai kabut atau asap.

Suhu udara di Jawa Timur hari ini diprakirakan berada pada kisaran 12 hingga 36 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar antara 31 hingga 100 persen.

Angin diprakirakan bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 5 hingga 36 kilometer per jam.

Sementara itu, BMKG Maritim Tanjungperak mengingatkan kondisi perairan Jawa Timur. Prakiraan cuaca maritim berlaku mulai Sabtu (19/9/2026) pukul 07.00 WIB selama 24 jam.

Di Laut Jawa bagian timur, cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan dengan angin dominan dari arah timur. Kecepatan angin maksimum mencapai 31 knot atau sekitar 57 kilometer per jam.

Ketinggian gelombang di wilayah tersebut diprakirakan mencapai 0,8 hingga 1,6 meter.

Sementara di Selat Madura, kondisi cuaca juga diprakirakan cerah berawan. Angin dominan dari arah timur dengan kecepatan maksimum 27 knot atau sekitar 50 kilometer per jam. Gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,4 meter.

Kondisi gelombang lebih tinggi diprakirakan terjadi di perairan selatan Jawa Timur. Ketinggian gelombang berada pada kisaran 1,3 hingga 3,2 meter dengan angin dominan dari arah timur dan kecepatan maksimum 27 knot atau sekitar 50 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan, memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi gelombang sebelum melakukan aktivitas. (ant/saf/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 19 September 2026
31o
Kurs