Selasa, 7 April 2026

Proyeksi KKP: Produksi Ikan Nasional Tembus 10,57 Juta Ton sampai Akhir 2026

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi ikan herring yang ditangkap oleh nelayan. Foto: iStock

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin ketersediaan serta capaian produksi sektor kelautan dan perikanan dalam rangka menjaga pasokan protein hewani bagi masyarakat.

Untuk periode April sampai Desember 2026, total produksi ikan nasional diproyeksikan mencapai 10,57 juta ton.

Angka itu terdiri dari kontribusi produksi ikan tangkap sebanyak 5,42 juta ton, dan produksi ikan budidaya 5,15 juta ton.

“Produksi ikan nasional untuk periode April hingga Desember 2026, kami memproyeksikan total produksi ikan nasional mencapai 10,57 juta ton,” ujar Sakti Wahyu Trenggono Menteri Kelautan dan Perikanan, hari ini, Selasa (7/4/2026), dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, dia bilang, ketersediaan ikan nasional periode April-Juni 2026 dalam kategori aman, dengan indikator ketersediaan di kota-kota besar seperti Jakarta, Banjarmasin, Medan, Bandar Lampung, dan Surabaya.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan global, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional tetap menunjukkan tren positif.

“Produksi sektor kelautan dan perikanan tercatat meningkat secara konsisten, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 3,8 persen sepanjang tahun 2025,” ungkapnya.

Berdasarkan data KKP, total produksi tahun 2025 mencapai 26,25 juta ton, terdiri dari 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya.

Dari sisi perdagangan, nilai ekspor produk perikanan Indonesia tahun 2025 tercatat 6,27 miliar Dollar AS, tertinggi dalam lima tahun terakhir.

“Sementara, sampai Februari 2026, nilai ekspor kelautan dan perikanan baru mencapai 950 juta Dollar AS,” kata Trenggono.

Negara tujuan ekspor tertinggi yaitu AS, China, dan negara-negara ASEAN dengan komoditas terbanyak udang, tongkol, tuna, cakalang, dan cumi, sotong, gurita.

Dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan perubahan iklim, Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya protein hewani dari sektor perikanan.

“KKP tetap berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa kebutuhan dan ketersediaan protein hewani masyarakat, khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya. (rid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 7 April 2026
29o
Kurs