Senin, 12 Oktober 2026

Ratusan Orang Hilang dalam Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tibet, China Terjunkan Tim Penyelamat

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Kondisi banjir bandang yang terjadi di perbatasan Nepal-Tibet, Rabu (26/8/2026). Foto: Getty Images via BBC

Dia juga memerintahkan penguatan pemantauan dan peringatan dini, pelaksanaan operasi penyelamatan secara ilmiah, serta pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya bencana sekunder.

“Semua daerah dan instansi terkait harus berpegang pada pemikiran yang memperhitungkan kemungkinan kondisi ekstrem dan pemikiran garis batas minimum serta memastikan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Li Qiang Perdana Menteri meminta jumlah orang hilang dan warga yang terdampak bencana segera diverifikasi secara akurat serta seluruh kekuatan dikerahkan untuk melakukan operasi penyelamatan darurat secara menyeluruh.

“Warga yang berada dalam ancaman bahaya harus segera dan secara tertib dievakuasi. Pada saat yang sama, operasi penyelamatan harus dilakukan secara ilmiah dan pencegahan terhadap bencana sekunder harus diperkuat,” kata Li Qiang.

Li Qiang juga meminta Kementerian Luar Negeri China memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan negara-negara terkait, segera menyampaikan perkembangan situasi, serta bersama-sama melakukan operasi penyelamatan dan penanganan secara tepat.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Surabaya
Senin, 12 Oktober 2026
29o
Kurs