RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyatakan kondisi luka bakar yang dialami Andrie Yunus aktivis korban penyiraman air keras, telah menunjukkan perbaikan signifikan selama menjalani perawatan.
Yoga Nara Manajer Hukum dan Humas RSCM mengatakan, sebagian besar luka yang dialami Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) itu telah ditangani melalui prosedur tandur atau cangkok kulit.
“Luka bakar yang dialami pasien telah mengalami perbaikan yang signifikan, dengan sebagian besar area luka telah ditangani melalui tindakan tandur atau cangkok kulit,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (9/4/2026) yang dikutip Antara.
Ia menjelaskan, pada Selasa (7/4/2026) lalu, Andrie kembali menjalani operasi lanjutan untuk membersihkan jaringan kulit mati di area leher belakang, sekaligus menjalani cangkok kulit tambahan guna mempercepat proses penyembuhan.
Selain itu, penanganan intensif juga dilakukan pada bagian mata. Saat ini, bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata.
“Terkait kondisi mata, saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan. Bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan,” jelas Yoga.
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata masih dalam kondisi utuh. Penutupan mata tersebut direncanakan berlangsung selama empat hingga enam bulan dengan evaluasi berkala.
Dari sisi psikologis, kondisi Andrie juga dinilai stabil. Selama masa perawatan, pasien disebut mampu beradaptasi dengan baik.
“Dari sisi psikologis, kondisi pasien terpantau cukup stabil. Pasien dapat beradaptasi dengan baik, bersikap kooperatif selama perawatan, serta menunjukkan optimisme yang realistis terhadap proses pemulihan,” ungkapnya.
Yoga memastikan hingga saat ini tidak ditemukan gangguan psikologis serius. Tim medis bersama tenaga profesional terus memberikan pendampingan secara rutin, baik kepada pasien maupun keluarga. (ant/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
