“Kita juga berkoordinasi dengan pihak terkait, kemungkinan kapal tersebut sandar di pulau-pulau kecil atau dermaga-dermaga yang tidak terpantau,” ujarnya.
Informasi mengenai kemungkinan keberadaan rombongan jurnalis di Pulau Sebesi masih dalam proses pengecekan dan belum dapat dipastikan. Tim SAR juga akan melibatkan nelayan setempat untuk memperluas area pencarian.
Sementara itu, berdasarkan data posko operasi pencarian Kantor SAR Banten, terdapat lima sarana utama yang disiagakan dan seluruhnya berstatus siap digerakkan.
Sarana tersebut terdiri atas KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten dari Basarnas Banten, RIB Lampung dari Basarnas Lampung, KAL Anyer dari Lanal Banten, serta satu unit ambulans dari FBN Banten.
Operasi juga melibatkan potensi SAR dari berbagai instansi dan elemen masyarakat. Unsur gabungan tersebut antara lain USS Pandeglang, Kantor SAR Banten, kru KN SAR Tetuka, Polsek Carita, Ditpolairud Polda Banten, Lanal dan Posal Sumur/Labuan, Ditpolairud Mabes, Babinsa Carita, Satpol PP, pemerintah desa dan kecamatan, Potensi SAR Banten, Balawista, media lokal, serta nelayan dan masyarakat setempat.

NOW ON AIR SSFM 100

