Sementara itu, saat ini Saudia Airlines kembali melayani penerbangan langsung dari dan ke Surabaya mulai November 2026, setelah sempat terhenti pada masa Covid-19 lalu.
“Pada tahun 2017, Saudia melayani Surabaya sebanyak empat hingga delapan kali dalam seminggu. Namun karena pandemi Covid-19, penerbangan tersebut terhenti dan belum beroperasi kembali hingga saat ini. Dan mulai November tahun ini, kami kembali membuka layanan,” ungkapnya.
Berdasar catatan Andri, saat ini sekitar 79 persen penumpang rute Indonesia–Arab Saudi adalah jemaah umrah, dengan frekuensi empat penerbangan sehari ke Jeddah dan satu penerbangan sehari ke Madinah.
Adapun layanan penerbangan yang kembali dioperasikan Saudia Airlines saat ini terbuka untuk semua jenis perjalanan umrah, wisata, bisnis, maupun pekerja migran.
“Insya Allah dengan adanya Saudia Airlines kembali ke Surabaya, akan membawa turis dari Arab Saudi maupun dari destinasi jaringan Saudia di seluruh dunia ke Surabaya,” tutupnya.(kir/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

