Kamis, 15 Oktober 2026

Sekelompok Senator AS Mendesak Trump Batalkan Kesepakatan Diesel dengan Rusia

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Vladimir Putin Presiden Rusia berjabat tangan dengan Donald Trump Presiden AS dalam pertemuan keduanya di Alaska, Jumat (15/8/2025). Foto: ABC News

Sekelompok senator Amerika Serikat (AS) dari berbagai partai, mendesak Donald Trump Presiden untuk menarik diri dari kesepakatan diesel dengan Vladimir Putin Presiden Rusia dan membatalkan keputusan untuk mencabut sanksi terhadap sektor energi Rusia.

“Memberikan kebebasan kepada Moskow untuk menjual bahan bakar diesel Rusia di pasar global merusak kepentingan keamanan Amerika dan merupakan pengkhianatan terhadap rakyat Ukraina,” tulis belasan senator, melansir Antara, Kamis (15/10/2026).

“Kesepakatan ini merupakan hadiah bagi musuh kita dan pengkhianatan terhadap sekutu-sekutu kita; kesepakatan ini harus dibatalkan,” demikian bunyi surat tersebut.

Surat itu dilayangkan hanya beberapa hari setelah Trump mengumumkan kesepakatan dengan Putin, yang mengatur bahwa Rusia akan memasok bahan bakar diesel ke AS dan pasar global. Trump menggambarkan kesepakatan itu sebagai langkah yang diperlukan untuk menekan harga diesel yang melonjak.

Surat tersebut berargumen bahwa mengizinkan bahan bakar diesel asal Rusia masuk ke pasar global hanya akan memberikan sedikit atau bahkan tidak ada manfaat sama sekali bagi warga Amerika.

Keenam senator Partai Republik tersebut adalah Thom Tillis dari North Carolina, Susan Collins dari Maine, Alan Armstrong dari Oklahoma, Lisa Murkowski dari Alaska, Mitch McConnell dari Kentucky, dan John Cornyn dari Texas.(ant/kir/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
29o
Kurs