“Kami berhasil konfirmasi bahwa pipa tersebut pipa milik mereka. Nantinya yang akan bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut dari pihak Petrokimia,” ujarnya.
Laporan mengenai semburan air tersebut pertama kali diterima Command Center Surabaya pada pukul 10.44 WIB. Setelah laporan masuk, petugas gabungan dari Posko Terpadu Utara, BPBD Kota Surabaya, serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan asesmen.
Arif Sunandar Ketua Tim Operasi Kedaruratan BPBD Kota Surabaya menjelaskan, air yang keluar dari titik kebocoran sempat terlihat keruh menyerupai lumpur. Kondisi itu diduga terjadi karena tanah galian di sekitar lokasi ikut terbawa aliran air bertekanan.
Saat kejadian berlangsung, kawasan tersebut diketahui sedang dalam pengerjaan pembangunan Rumah Pompa Banjir oleh DSDABM Kota Surabaya.
“Sekitar setengah jam setelah kejadian, airnya sudah kelihatan bersih dan sudah tidak menyembur keras,” jelas Arif, Selasa (13/10/2026).
NOW ON AIR SSFM 100

