Kompol Sudaryanto Kepala Bagian Logistik atau (Kabaglog) Polres Pelabuhan Tanjung Perak memastikan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Teluk Kumai Timur, Pabean Cantian, Surabaya, akan betap beroperasi meski diterpa isu lahan.
“Alhamdulillah berjalan, (tetap) beroperasi,” katanya di Kantor SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Senin (26/1/2026).
SPPG, kata dia, juga menargetkan untuk menambah jumlah penerima manfaat menjadi 2.500 murid dari yang saat ini berjumlah 2.077 murid dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.
“Mudah-mudahan tetap lancar, penerima manfaat bisa kita naikkan lagi, karena maksimal kan 2.500, kita masih 2.077 siswa,” kaya dia.
Kantor SPPG di kawasan Pabean Cantian itu sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial, setelah disebut berdiri di lahan sengketa.
SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanjung Perak Surabaya menyewa lahan milik Pelindo. Dan dalam hal ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 telah menyatakan bahwa lahan tersebut milik Pelindo dan masalah tersebut sudah memiliki putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.
Pihaknya memastikan, SPPG tetap beroperasi dan mengirimkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke 11 sekolah di wilayah tersebut.
“Yang sekolah siang kita kasihkan siang, yang sekolah pagi kita kasihkan pagi, kita kirim dari SPPG,” ucapnya.
Sekolah-sekolah di wilayah tersebut, kata dia, sangat antusias dengan adanya program MBG. Bahkan ada sekolah yang juga aktif menanyakan pembagian MBG.
“Memang dari siswa-siswa terutama TK, SD itu antusias. Pernah itu libur terus ke sini, bilang loh kok nggak dikirim. Nah jadi ini sangat-sangat bermanfaat untuk mereka. Apalagi lingkungan masih banyak yang membutuhkan itu,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
