Kompol Sudaryanto Kepala Bagian Logistik (Kabaglog) Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyatakan, kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tanjung Perak di Jalan Teluk Kumai Timur No. 83 A, Pabean Cantian, Surabaya, sudah beroperasi selama tiga bulan.
“Kami operasional sejak hari Senin, 3 November. Jadi tiga bulan berjalan sekarang,” katanya di Kantor SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada (26/1/2026).
Saat ini, kata dia, SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya milik Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak sudah menyasar sebanyak sebelas sekolah dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA di wilayah tersebut.
Dari total sebelas sekolah tersebut, ia mengatakan bahwa total murid yang menerima manfaat saat ini berjumlah 2.077 murid.
“Kami beri setiap hari. Jadi yang sekolah siang kita kasihkan siang, yang sekolah pagi kita kasihkan pagi, sudah kita kirim dari SPPG,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akan tetap beroperasi untuk mengirimkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) meski terjadi isu terkait sengketa lahan untuk SPPG di wilayah tersebut.
Dalam hal ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 sudah menyatakan bahwa tanah tersebut milik Pelindo dan masalah itu sudah memiliki putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.
“Alhamdulillah berjalan, operasional. Dan memang dari siswa-siswa terutama TK, SD itu antusias. Pernah itu libur terus ke sini, bilang loh kok nggak dikirim. Nah jadi ini sangat-sangat bermanfaat untuk mereka. Apalagi lingkungan masih banyak yang membutuhkan itu,” ucapnya.
Pihaknya berharap, SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Perak ke depan bisa menyasar lebih banyak lagi penerima manfaat di sekolah-sekolah kawasan tersebut.
“Sekalian minta doanya, mudah-mudahan tetap lancar dan penerima manfaat bisa kita naikkan lagi,” tandasnya. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
