Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya minta warga langsung melapor helper Suroboyo Bus, jika mendapat tindakan pelecehan seksual atau kejahatan lain saat menggunakan moda transportasi umum itu.
Hal itu diungkapkan Trio Wahyu Bowo Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dishub Kota Surabaya, menanggapi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang pria terhadap pelajar SMP, Rabu (7/1/2026) sore kemarin.
“Terduga pelaku itu masuk naik (dari) TIJ (Terminal Intermoda Joyoboyo) pukul 16.03 WIB turun di Jalan Urip Sumoharjo pukul 16.31 WIB. Tapi dari gambarnya ini karena filmnya (rekamannya) panjang kami hanya melihat ketika terjadi tindakan itu enggak kelihatan,” katanya saat dihubungi suarasurabaya.net, Kamis (8/1/2026).
BACA JUGA: Seorang Pelajar Perempuan Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Suroboyo Bus
Untuk diketahui, dalam rekaman CCTV Suroboyo Bus saat itu, hanya terlihat posisi terduga pelaku dan korban yang sama-sama berdiri. Sayangnya, tindakan dugaan pelecehan itu tidak terekam.
Karena itulah, untuk mencegah kejadian terulang, Trio mempersilakan warga langsung melapor ke helper saat kejadian.
“Silakan kalau terjadi di dalam unit, kami ada helper silakan laporkan kami langsung tindak lanjut. Kami banyak menyelesaikan hal-hal seperti itu,” ungkapnya.
Trio juga mengimbau penumpang perempuan agar menempati kursi khusus perempuan yang sudah disediakan, jika penuh, berdiri di dekat kursi tidak terlalu ke belakang.
Ia juga berpesan ke seluruh warga Surabaya untuk saling menghormati di angkutan umum. Terutama tidak melakukan tindakan melanggar hukum.
“Kami sosialisasikan terus, masuk penumpang dari pintu depan, keluar lewat belakang,” tandasnya. (lta/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
