Suminah warga Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) ditemukan berjalan kaki di KM 6 Tol Tandes. Suminah ternyata terpisah dari rombongannya saat berkunjung ke makam Sunan Ampel di Surabaya.
Suminah ditemukan oleh Agus Mustaqin petugas patroli Senkom Margabumi. Kepada petugas, Suminah mengaku terpisah dari rombongannya ketika salat zuhur.
Kemudian, dari makam Sunan Ampel, Suminah berjalan kaki hingga ke KM 6 Tol Tandes. Setelah ditemukan oleh petugas, dia diamankan ke Gerbang Tol Romokalisari.
“Beliau ziarah ke lima wali bersama pengajiannya. Namun terpisah saat beliau salat zuhur. Ibunya juga tidak tahu warna bus dan nama PO busnya,” terang Agus saat mengudara di Radio Suara Surabaya pada Minggu (12/1/2026) petang sekira pukul 18.12 WIB.
Lebih dari sejam setelahnya, Agus kembali berkabar kepada Radio Suara Surabaya. Ia mengungkapkan bahwa Suminah sudah bertemu dengan rombongannya kembali.
“Alhamdulillah Bu Suminah sudah ketemu rombongannya. Kebetulan saya hubungi saudara saya di Purbalingga. Saya juga ada keponakan di Polres Purbalingga. Saya mendapatkan info bahwa busnya berhenti di Sunan Giri. Kemudian saya mengantar Bu Suminah ke Giri,” ungkap Agus.
Terpisah, Rara salah satu rekan Suminah dalam ziarah lima wali mengamini bahwa Suminah terpisah saat hendak berwudu untuk menunaikan salat zuhur di kawasan makam Sunan Ampel.
“Rombongan sudah mencari ke berbagai lokasi dan pengumuman juga disampaikan di beberapa titik. Kami menunggu sampai magrib di area parkiran Sunan Ampel,” kata Rara.
Menurutnya, ketua rombongan sempat mengambil keputusan untuk tetap melanjutkan ziarah jika Suminah ditemukan, atau langsung pulang jika tidak ada kabar. Karena rute perjalanan melewati Sunan Giri di Gresik, rombongan akhirnya berhenti di lokasi tersebut.
“Di saat itulah bapak saya di Purbalingga mendapat telepon bahwa ada kabar Bu Suminah. Pak Agus dari Jasa Marga membantu mengantar Bu Suminah dari Romokalisari ke Sunan Giri,” ujarnya. (saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
