Senin, 23 Maret 2026

Tidak Ingin Mati untuk Israel, Sejumlah Tentara AS Dilaporkan Kecewa dengan Serangan ke Iran

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi

Sejumlah personel militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan kecewa dengan kampanye serangan terhadap Iran. Hal itu diungkap dalam laporan yang diterbitkan situs berita HuffPost dengan mengutip sejumlah sumber dari kalangan militer.

Dalam laporan tersebut, HuffPost mewawancarai personel militer aktif, pasukan cadangan, serta organisasi hak asasi manusia yang membela anggota militer. Disebutkan bahwa sebagian prajurit yang terlibat dalam konflik ini mengeluhkan tekanan psikologis, stres berat, serta rasa frustrasi yang semakin meningkat.

“Saya mendengar dari mulut para anggota militer kata-kata, ‘Kami tidak ingin mati untuk Israel,  kami tidak ingin menjadi pion-pion politik’,” kata seorang pasukan cadangan yang juga menjadi mentor bagi prajurit muda dalam laporan tersebut yang juga dikutip Antara, Senin (23/3/2026).

Selain itu, seorang anggota pasukan cadangan lain yang masih berhubungan dengan militer yang terlibat dalam konflik juga menyampaikan adanya tren serupa.

Laporan itu menyebut ketidakpuasan di internal militer AS berkaitan langsung dengan operasi Washington di Timur Tengah, termasuk persoalan moral di kalangan prajurit.

Menurut publikasi tersebut, sejumlah pasukan cadangan menilai tidak adanya narasi yang jelas dan konsisten dari pemerintah menjadi salah satu faktor utama yang menurunkan moral. Mereka mempertanyakan alasan utama di balik serangan yang dilakukan AS bersama Israel terhadap Iran itu.

Sebelumnya CBS News mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut melaporkan bahwa Pentagon telah menyiapkan rencana terperinci untuk kemungkinan pengerahan pasukan darat di Iran.

Langkah itu disebut sebagai upaya pemerintah Donald Trump Presiden AS agar memiliki berbagai opsi militer, di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Seperti diketahui, AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap Iran sejak 28 Februari. Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan terhadap wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 23 Maret 2026
31o
Kurs