Selain menemukan dan mengevakuasi korban, tim juga mengeluarkan sejumlah barang dari dalam kapal, di antaranya kasur, bantal, guling, almari, dan swimvest.
Seluruh upaya, lanjut dia, dilakukan secara bertahap dalam lima gelombang untuk memastikan proses pencarian, evakuasi korban, dan pengambilan barang berlangsung aman, tertib, serta efektif.
Dari lima jenazah yang ditemukan, empat jenazah dievakuasi ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk selanjutnya dibawa menggunakan helikopter Panther HS-1311 menuju Banjarmasin guna menjalani proses identifikasi.
Sementara satu jenazah lainnya dievakuasi menuju KN Purworejo.
“Dengan mengerahkan kemampuan personel penyelam yang profesional dan terlatih, serta unsur kapal perang, TNI AL terus hadir untuk membantu proses penanganan musibah hingga seluruh upaya dapat dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.
Seperti diketahui, dalam operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8, TNI AL juga mengerahkan sejumlah unsur kapal perang. Selain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, dikerahkan KRI Spica-934 serta dua kapal perang unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II, yakni KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI Bung Hatta-370. (ris/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

