Pesawat menerjunkan bahan semai dry Iice sebanyak 567 kilogram dengan durasi terbang 2 jam 5 menit, disusul sortie kedua di Palangka Raya dan Barito Kuala mengangkut 800 kilogram bahan semai NaCl selama 1 jam 50 menit.
Danlanud menegaskan jajarannya mengerahkan seluruh potensi pangkalan demi menyukseskan OMC.
Dia pastikan tersedianya fasilitas pendukung penerbangan dan kesiapan personel agar seluruh tahapan penaburan bahan semai di udara berjalan presisi, aman, serta tepat sasaran.
“Lanud Sjamsudin Noor berkomitmen memaksimalkan seluruh kesiapan pangkalan dan fasilitas penerbangan dari apron Bandara Internasional Syamsudin Noor,” tegasnya.
Kesiapsiagaan penuh ini adalah kontribusi nyata TNI AU dalam mempercepat mitigasi karhutla serta melindungi masyarakat dari polusi asap.
“Langkah taktis penanganan karhutla secara terpadu ini diharapkan mampu menekan potensi titik api secara berkelanjutan demi menciptakan ruang udara dan lingkungan yang aman,” ujar Danlanud.(ant/fia/kir/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

