Jembatan Pajarakan menjadi perhatian karena berada di jaringan jalan nasional Pantura yang merupakan salah satu jalur utama kendaraan di wilayah Probolinggo. Pekerjaan konstruksi di lokasi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.
Koordinasi melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, pengelola jalan nasional, pengelola jalan tol, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
“Karena itu, koordinasi dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, pengelola jalan nasional, pengelola jalan tol hingga pihak terkait lainnya,” kata Edy.
Dengan perbaikan Jembatan Pajarakan dan pengoperasian fungsional Tol Prosiwangi yang dimulai bersamaan, pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting selama masa pekerjaan.
“Rekayasa yang telah disiapkan bersama instansi terkait diharapkan dapat mendukung kelancaran arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya. (ant/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

