Pemerintah Turki membantah klaim dugaan penyerangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di negara itu dan menegaskan bahwa tidak ada pangkalan militer AS di negara bulan sabit tersebut.
Laporan ini disampaikan administrasi kepresidenan Turki melalui pernyataan resmi, pada Senin (2/3/2026).
“Klaim yang tersebar di media sosial tentang ‘pangkalan militer AS diserang di Turki’ tidak benar. Tidak ada pangkalan militer di Turki yang dimiliki oleh negara mana pun,” demikian isi pernyataan pemerintah Turki.
Melansir dari Antara, pemerintah Turki menekankan bahwa wilayah udara, darat, dan laut, serta fasilitas-fasilitas militer Turki, sepenuhnya berada di bawah kendali dan kedaulatan negara.
“Tidak ada serangan terhadap negara kami. Laporan yang dibuat untuk menggambarkan Turki sebagai pihak dalam konflik regional adalah upaya disinformasi terang-terangan,” katanya.
Pada Sabtu (28/2/2026) Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.(ant/ily/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
