Senin, 30 November 2020

Inapgoc Siapkan Tiga Zona Festival di GBK Jelang Asian Para Games 2018

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Pekerja membuat stan pendukung kegiatan Asian Para Games 2018 di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (5/10/2018). Asian Para Games 2018 akan berlangsung pada 6-13 Oktober 2018. Foto: Antara

Inapgoc, panitia penyelenggara Asian Para Games 2018, menyiapkan tiga zona festival bagi masyarakat yang ingin merasakan animo ajang multicabang yang dipusatkan di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, 6-13 Oktober 2018.

Dilansir dari Antara, Sabtu (6/10/2018), tiga areal yang disiapkan untuk mendukung kejuaraan khusus untuk atlet disabilitas ini adalah Zona Inspirasi, Zona Semangat dan Zona Energi.

Zona Inspirasi berada di Parkir Timur kompleks GBK, yang menyajikan beragam pilihan makanan hingga kebutuhan sehari-hari bagi para pengunjung. Sementara Zona Semangat berada di Pintu Lima GBK dan Zona Energi di Pintu Enam, terdapat panggung yang di setiap zonanya akan menghadirkan beragam pertunjukan sejak Sabtu pukul 14.00 WIB.

Bagi para pemburu merchandise resmi Asian Para Games 2018 sudah bisa mulai mendatangi tujuh titik lokasi penjualan resmi di GBK.

Selain itu, Inapgoc juga menghadirkan titik khusus di Wisma Para Atlet, Kemayoran, bagi para-atlet yang ingin memperoleh beragam cendera mata khas Asian Para Games 2018. Berbagai pernak pernik resmi Asian Para Games 2018 ditawarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp50.000 s.d. Rp900.000.

“Jumlah merchandise yang akan disediakan ini sangat banyak. Ada juga kemungkinan untuk menambah kuota. Untuk saat ini yang sudah masuk ke gudang kami ada sekitar 200 ribu pieces. Di titik-titik penjualan, merchandise yg kita hadirkan akan ada semua,” kata Susan Wakil Direktur Revenue and Sponsorship Inapgoc dalam keterangan resminya.

Walaupun merchandise resmi ini baru, namun ternyata saat ini sudah ada yang menjual merchandise non resmi Asian Para Games 2018. Menanggapi hal tersebut, Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Inapgoc juga tidak menampik keberadaan merchandise tak resmi di pasaran.

“Banyak orang yang ingin memiliki merchandise Asian Para Games. Bahkan saat ini sudah banyak unofficiall merchandise yang dijual. Tapi itu adalah wujud animo yang luar biasa. Kita memang harus bangga, Asian Para Games ini punya kita semua. Bahwa Indonesia jadi tuan rumah,” imbuhnya.(ant/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Surabaya
Senin, 30 November 2020
27o
Kurs