Minggu, 7 Juni 2020

PWI Jatim Anugerahkan Penghargaan kepada Dua Tokoh Sepak Bola

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Ainur Rohim Ketua PWI Jatim (tengah) usai memberikan penghargaan kepada Haruna Soemitro (kiri) dan Ahmad Riyadh UB (kanan) dalam rangka HPN 2020 serta HUT Ke-74 PWI tingkat Jatim di Kantor PWI Jatim, Jumat (15/5/2020). Foto: Istimewa

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur menganugerahkan penghargaan kepada dua tokoh sepak bola, yakni Haruna Soemitro dan Ahmad Riyadh dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 dan HUT ke-74 PWI tingkat Jatim.

“Keduanya pantas menerima penghargaan karena dinilai berhasil memajukan persepakbolaan, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Ainur Rohim Ketua PWI Jatim saat pemberian PWI Jatim Award di Balai Pertemuan PWI Jatim di Surabaya, Jumat (15/5/2020).

Haruna Soemitro adalah manajer Madura United 2016-2019 yang menerima PWI Jatim Award untuk kategori Tokoh Bidang Pembinaan Sepak Bola Profesional.

Sedangkan, Ahmad Riyadh merupakan Ketua Asprov PSSI Jatim sebagai Tokoh Bidang Pembinaan Sepak Bola Daerah.

Ainur Rohim mengatakan bahwa Haruna Soemitro dan Ahmad Riyadh adalah dua tokoh sepak bola dari Jatim yang kiprahnya sampai ke nasional, bahkan Jatim diakui sebagai provinsi sepak bola juga tidak lepas dari peran keduanya.

“Saat ini keduanya juga termasuk sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI,” kata Ainur Rohim yang akrab disapa Air dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net.

Sesuai jadwal, kata dia, anugerah PWI Jatim Award diberikan pada puncak peringatan HPN tingkat provinsi di Gedung Negara Grahadi pada 20 Maret 2020, namun karena pandemik Covid-19, agenda itu dibatalkan.

Pada kesempatan tersebut, Haruna Soemitro menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, meski dianggapnya sebagai “tamparan” keras.

“Ya, tidak apa-apa. Ini tamparan positif bagi saya untuk bekerja lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Riyadh Ketua Asprov PSSI Jatim juga berterima kasih atas penghargaan tersebut dan diakuinya segala hal yang sudah dilakukan asprov berkat dukungan media serta wartawan.

“Kalau tidak ada pemberitaan dari media, tentunya Asprov PSSI Jatim tidak bisa apa-apa. Karena ada pemberitaan yang positif itulah, akhirnya pihak sponsor percaya membiayai seluruh kompetisi tingkat Jatim,” katanya.

PSS Jatim konsisten menggelar kompetisi amatir Liga dan semua kelompok umur, bahkan katagori wanita. Bahkan seluruh gelaran tanpa menarik biaya dari klub. Karena PSSI Jatim mendapat sponsor dari produk kopi Kapal Api.

Karena itu, tahun lalu Asprov PSSI Jatim mendapat penghargaan juga dari PSSI Pusat sebagai Asprov  terbaik dalam kegiatan Kongres PSSI di Bali.(ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Khoirul Asyhar Perdana

Potret NetterSelengkapnya

Kios Bensin di Lebak Jaya Utara Terbakar

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Surabaya
Minggu, 7 Juni 2020
25o
Kurs