Selasa, 30 November 2021

Dubes RI di Jepang Semangati Atlet Dayung dan Atletik Indonesia Dalam Silaturahmi Virtual

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyelenggarakan Silaturahmi Virtual dengan Tim Dayung dan Atletik Indonesia untuk Olimpiade Tokyo. Foto: Istimewa

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyelenggarakan Silaturahmi Virtual dengan Tim Dayung dan Atletik Indonesia untuk Olimpiade Tokyo. Heri Akhmadi Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang mengapresiasi kerja keras para atlet dayung yang baru saja mengikuti kualifikasi Olimpiade Tokyo pada 5-7 Mei 2021 di Tokyo, Jepang.

Dia juga memberi dukungan kepada tim atletik dalam ajang ‘Ready Steady Tokyo-Athletics Continental Tour Gold-Tokyo’ Minggu 9 Mei 2021 di National Stadium (Olympic Stadium). “Tim KBRI Tokyo dan seluruh warga Indonesia yang tinggal di Jepang selalu mendoakan sehat lancar semua untuk para atlet. Kami semua termasuk WNI siap mensuport,” kata Dubes Heri Akhmadi, Sabtu (8/5/2021).

Tim dayung Indonesia telah mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung bersamaan pada 5-7 Mei 2021 di dua negara, yaitu di Jepang dan Thailand. Tim dayung nomor rowing ini melakukan kualifikasi Olimpiade di Sea Forest Waterway, Tokyo, Jepang.

Brata T. Hardjosubroto Wakil Sekjen PB-PODSI (Pengurus Besar – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) mengapresiasi dukungan dari KBRI Tokyo dalam kualifikasi tim dayung Indonesia.

“Kami bangga bisa ikut di kualifikasi Olimpiade Tokyo ini. Apalagi dengan dukungan penuh dari KBRI Tokyo. Meski kita tahu nomor Rowing masih dipegang Eropa, tapi kami tetap optimis berusaha bersaing,” kata Brata.

Budiman Setiawan Manajer Tim Dayung Indonesia memastikan tim dayung Indonesia lolos dalam salah satu nomor kualifikasi Olimpiade Tokyo.

“Hasil dari kualifikasi ini akan ada 1 nomor yang lolos yang akan ditentukan oleh Federasi Internasional. Tapi yang jelas ada 1 nomor dari dayung yang berhasil ikut dalam Olimpiade Tokyo,” tegas Budiman.

Budiman memastikan para atlet dayung dalam kondisi sehat selama mengikuti kualifikasi di Tokyo.

“Kami menjalani protokol kesehatan yang sangat ketat. Selama di Tokyo rute kami hanya hotel, tempat lomba masuk mobil dan kembali ke hotel. Selama lomba para atlet jalani 2 kali tes antigen dan 1 kali PCR. Alhamdulillah sehat semua,” terang Budiman.

Dede Rohmat Nurjaya Kepala Pelatih mengaku persaingan cukup berat dihadapi para atlet dayung Indonesia khususnya untuk nomor Rowing.

“Untuk Rowing itu ada Inggris Belanda, Jerman, Denmark Rumania, Amerika Serikat dan Selandia Baru. Di Asia mungkin dari tim putri China. Kendala orang Asia itu di postur tinggi badan. Dibanding orang Eropa yang bisa diatas 190 cm untuk putra dan 175 cm ke atas untuk putri. Kita terus terang kesulitan mencari postur tinggi atlit yang seperti itu,” ujar Dede yang juga dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung itu.

Olimpiade Tokyo rencananya akan terselenggara pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memastikan ada empat atlet Indonesia dari tiga cabang olahraga yang sudah mendapatkan tiket untuk tampil di Olimpiade Tokyo.

Cabang Atletik telah meloloskan satu atlet atas nama Lalu Muhammad Zohri untuk 100 meter putra. Kemudian cabang panahan meloloskan dua atlet untuk nomor Recurve Individual putra putri, dan cabang menembak meloloskan satu atlet untuk nomor 100 m Air Rifle putri.

Indonesia masih berpeluang mendapat tiket lain dari cabang olah raga bulutangkis dan angkat besi. Info dari KOI masih ada 25 persen slot tersedia dari total slot kualifikasi yang diperebutkan, KOI berharap masih ada atlet Indonesia yang mendapatkan tiket melalui turnamen kualifikasi yang masih akan digelar hingga jelang Olimpiade bergulir.(faz/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 30 November 2021
28o
Kurs