Rabu, 8 Desember 2021

Kejurnas Jadi Ajang Pemanasan Para Crosser Sebelum PON Papua

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Enam anggota tim Motorcross usai divaksinasi. Foto: Istimewa

Johny Pranata Kepala Pelatihan Tim PON Motocross Jawa Timur mengatakan, vaksinasi Covid-19 dari sektor olahraga didapatkan para pebalap Jawa Timur. Namun, tidak semua pebalap divaksinasi karena banyak dari mereka yang masih di bawah umur.

“Beberapa memang ada yang belum karena belum cukup umur karena di bawah 18 tahun semua,” katanya, Rabu (10/3/2021).

Jumlah orang yang divaksinasi dari tim Crosser ada enam orang, di antaranya official, pelatih, dan atlet pebalap.

Johny mengatakan, vaksinasi ini memunculkan optimisme tersendiri untuk tim agar segera kembali ada kompetisi.

“Kalau untuk atlet yang sudah divaksin sudah terbentuk antibody sudah nggak khawatir dekat-dekat siapa, faktor kepercayaan diri saja. Kalau pola latihan sih tetap,” tambahnya.

Tolok ukur kemampuan setiap crosser, menurut Johny, bisa dari adanya kompetisi. Satu diantaranya Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Ini karena sistem yang diterapkan di Kejurnas sama dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) pesta olahraga empat tahun sekali.

“Persiapan even Kejurnas karena sistem pertandingan di PON dan Kejurnas itu hampir sama. Secara waktu tiap balapan berapa menit itu sudah sama dengan Kejurnas,” ujarnya.

Saat ditanya penyelenggara Kejurnas Motocross, Johny kepada Radio Suara Surabaya mengatakan, biasanya diatur Promotor Nasional.

Tapi untuk tahun ini yang masih pandemi, kemungkinan dilakukan masing-masing Pengurus Provinsi (Pengprov). Itu artinya ada kompetisi Motocross di setiap daerah Provinsi. Minimal kalau belum ada Kejurnas, Johny Pranata menyebut, harus ada even Motocross lokal.(ayu/tin/bid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 8 Desember 2021
26o
Kurs