Senin, 25 Januari 2021

PSG Juarai Piala Super Prancis Delapan Kali Berturut-turut

Laporan oleh Achmad Zainal Alim
Bagikan
Mauro Icardi penyerang Paris Saint-Germain saat menyundul bola ke gawang Marseille dalam laga final Piala Super Prancis di Stadion Bollaert-Delleis, Lens, Rabu (13/1/2021). Foto: Antara/Panoramic/JB Autissier/via Reuters

Paris Saint-Germain menjuarai Piala Super Prancis (Trophee des Champions) untuk kedelapan kali secara beruntun, setelah melumat Marseille 2-1 di Stadion Bollaert-Delleis, Lens, Kamis dini hari WIB.

Gol dari Mauro Icardi dan Neymar menjadi penentu kemenangan Les Parisiens atas tim besutan Andre Villas-Boas ini, sedangkan gol balasan Marseille dicetak Dimitry Payet, demikian catatan resmi Trophee des Champions.

Gelar juara ini juga menjadi trofi perdana Mauricio Pochettino sebagai pelatih PSG setelah menggantikan Thomas Tuchel.

Kesuksesan ini juga membuat PSG semakin mencatatkan sejarah dalam ajang yang mempertemukan juara Ligue 1 dan Coupe de France. Mereka menjadi yang tersukses dan telah mengemas 10 trofi atau unggul dua trofi dari Lyon, dilansir Antara, Kamis (14/1/2021).

Kemenangan PSG atas Marseille sebenarnya tidak diraih dengan mudah. Penguasaan bola hingga 65 persen tak menjadi jaminan PSG bisa dengan mudah mengobrak-abrik lini pertahanan lawan.

Nyatanya, lini bertahan Marseille yang disiplin membuat Mbappe cs sulit merangsek ke jantung pertahanan lawan sepanjang babak pertama.

Gol pembuka PSG dicetak Icardi pada menit ke-39. Berawal dari umpan silang dari tengah lapangan. Dia yang menunggu di dalam kotak penalti memenangkan duel udara. Bola sempat tertepis kiper Marseille Steve Mandanda namun tetap jatuh ke kaki Icardi yang tinggal mencocornya.

Pada babak kedua, kendali permainan tetap berada di tangan PSG. Bahkan mereka tak memberikan celah sedikitpun kepada Dimitry Payet cs dalam mengembangkan permainan.

Lima menit menjelang waktu normal berakhir, PSG mendapatkan hadiah penalti setelah kiper pengganti Yohann Pele melanggar Icardi di dalam kotak penalti. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti setelah pulih dari cedera yang dideritanya Desember tahun lalu sukses menjadi eksekutor.

Hanya berselang empat menit, Marseille memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui gol yang dilesakkan Dimitry Payet. Gol Payet itu menjadi yang terakhir dalam pertandingan final ini, PSG berhak mengangkat lagi Piala Super Prancis.(ant/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Yok, Dorong Yok

Pak Nunut Pak …

Jelang Tol Manyar Banjir

‘Ranjau’ di Bawah Layang Trosobo

Surabaya
Senin, 25 Januari 2021
30o
Kurs