Sabtu, 4 Februari 2023

Erick Berharap Peserta Piala Dunia FIBA di Indonesia Tim Papan Atas

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Erick Thohir Anggota Dewan FIBA yang juga Menteri BUMN menjawab pertanyaan media di sela acara “ Back2Back Celebration & Champions Banner Reveal Satria Muda Pertamina” di Mahaka Square, Jakarta, Sabtu (3/12/2022). Foto: Antara

Erick Thohir Anggota Dewan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menginginkan Indonesia jadi salah satu tuan rumah fase grup Piala Dunia FIBA 2023.

Dia berharap, Indonesia kebagian menjamu tim-tim papan atas untuk menarik minat penonton menyaksikan turnamen bola basket paling bergengsi yang akan diselenggarakan pada Agustus 2023.

Meski berstatus tuan rumah, Indonesia tidak ikut bertanding dalam Piala Dunia 2023 karena Skuad Merah Putih gagal memenuhi syarat lolos ke babak delapan besar Piala FIBA Asia 2022 pada Juli lalu.

Kedatangan tim-tim papan atas ke Jakarta penting supaya Piala Dunia nanti tetap semarak tanpa Timnas Indonesia.

“Pasti ingin mendatangkan tim-tim papan atas. Kami berharap yang bisa bermain di sini kalau tidak Spanyol, Prancis, Kanada, Australia. Kalau bisa mendatangkan mereka sepertinya bagus karena banyak pemain NBA,” ujar Erick di Jakarta, seperti dikutip Antara, Minggu (4/12/2022).

Piala Dunia FIBA 2023 yang dijadwalkan berlangsung tanggal 25 Agustus hingga 10 September 2023 akan diikuti 32 negara. Indonesia, Filipina, dan Jepang akan menjadi tuan rumah di pertandingan bergengsi dunia itu.

Manila Ibu Kota Filipina akan menjadi tuan rumah dalam pertandingan babak penyisihan untuk empat grup, putaran kedua, hingga putaran final.

Sementara, Okinawa dan Jakarta akan menjadi tuan rumah di babak penyisihan dua grup serta putaran kedua.

Secara keseluruhan, Filipina akan menjamu 16 tim negara peserta, sedangkan Jepang dan Indonesia masing-masing menjamu 8 tim.

Walau pun Timnas Indonesia tidak tampil, sambung Erick, Piala Dunia FIBA 2023 di Indonesia dapat meningkatkan fasilitas sekaligus mendorong kegiatan olahraga Tanah Air.

“Ini momentum yang luar biasa. Kami sudah menyiapkan fasilitas berkapasitas 16 ribu penonton tidak hanya untuk basket, tapi juga bisa untuk bulu tangkis, bola voli dan konser. Masa (konser) di Singapura terus. Apabila kita sudah punya fasilitas ber-AC ya konsernya di sini lah. Sekarang kita harus persiapkan yang terbaik untuk Piala Dunia FIBA karena ini menjadi bagian untuk mendorong olahraga secara keseluruhan,” pungkasnya.(ant/tik/rid)

Berita Terkait