Kamis, 8 Desember 2022

Manajemen Arema Sebut PT LIB Tolak Pemajuan Jadwal Saat Lawan Persebaya

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ali Rifki Manajer Arema FC saat berada di halaman Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (2/10/2022) malam. Foto: Risky suarasurabaya.net

Ali Rifki Manajer Arema FC menyatakan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menolak permohonan untuk memajukan jadwal laga lanjutan liga 1 pekan kesebelas yang berhadapan dengan Persebaya Surabaya, dari malam menjadi sore hari.

“Atas permintaan kapolres sudah kita kirim. Setelah itu, PT LIB menjawab dan menetapkan jadwal tetap,” ucapnya saat berada di Stadion Kanjuruhan Malang, pada Minggu (2/10/2022) malam.

Atas penolakan yang dilakukan oleh PT LIB terkait permohonan memajukan jam tanding derby Jatim itu, ia kemudian mematuhi apa yang telah menjadi keputusan PT LIB.

“Saya sebagai manajer tim, mengikuti apa yang ada, yang sudah ditetapkan karena jadwal apapun itu urusan Panpel (Panitia Pelaksana), LIB dan pihak keamanan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa keputusan main pukul 20.00 WIB itu sudah ada sejak kompetisi akan dimulai, dan pihak Arema juga menyatakan siap untuk melakoni setiap laga di jam yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Kalau dari manajemen, mau sore, mau siang, kita siap bertanding, karena sudah kita siapkan,” ucapnya kepada awak media saat berada di halaman stadion Kanjuruhan.

Sedangkan, saat disinggung terkait adanya pintu stadion yang tertutup ketika suporter akan keluar selepas menonton pertandingan. Ia menegaskan bahwa yang tahu sepenuhnya adalah pihak panitia pertandingan.

Ia juga menyampaikan, adanya tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan banyak korban luka-luka dan meninggal dunia itu, seluruh pihak manajemen dan pemain tidak menyangka.

“Saya kira tim semua, manajemen, pemain, syok semua. Semua tidak menginginkan ini. Banyak yang meninggal dunia, saya ikut mengangkat jenazah,” ucapnya.

Saat ini, ia mengaku tidak peduli dan tidak memikirkan sanksi yang akan di berikan oleh PSSI kepada Arema FC.

Menurutnya, saat ini yang harus dipikirkan adalah kondisi semua korban tragedi Kanjuruhan ini beserta keluarganya.

“Yang kami pikirkan keluarga korban dan korban, akan kita datangi satu per satu,” pungkasnya.(ris/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Kamis, 8 Desember 2022
26o
Kurs