Rins mengakui gestur yang ditunjukkannya tidak dapat dibenarkan, terlebih karena para pebalap menjadi panutan bagi penggemar muda.
“Saya meminta maaf atas gestur saya. Itu tidak benar, terutama karena saya tahu ada penggemar muda yang menyaksikan kami. Saya sangat menghormati para marshal dan pekerjaan yang mereka lakukan,” tulisnya.
Meski telah meminta maaf, Rins menyatakan dirinya juga menerima komentar serius yang berisi ancaman kekerasan dan pembunuhan.
“Saya juga menerima sejumlah komentar yang sangat serius, termasuk ancaman kematian dan kekerasan,” katanya.
Rins mengakui bahwa tindakannya dapat membuat orang lain kecewa atau marah. Namun, menurut dia, ancaman dan pelecehan tidak dapat dibenarkan sebagai respons terhadap kesalahan tersebut.
NOW ON AIR SSFM 100

