Minggu, 11 Oktober 2026

Alex Rins Mengaku Terima Ancaman Pembunuhan Usai Insiden dengan Marshal di MotoGP Mandalika

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Alex Rins merupakan pembalap asal Spanyol yang memperkuat tim Monster Energy Yamaha sejak 2024. Foto: Crash

Rins mengakui gestur yang ditunjukkannya tidak dapat dibenarkan, terlebih karena para pebalap menjadi panutan bagi penggemar muda.

“Saya meminta maaf atas gestur saya. Itu tidak benar, terutama karena saya tahu ada penggemar muda yang menyaksikan kami. Saya sangat menghormati para marshal dan pekerjaan yang mereka lakukan,” tulisnya.

Meski telah meminta maaf, Rins menyatakan dirinya juga menerima komentar serius yang berisi ancaman kekerasan dan pembunuhan.

“Saya juga menerima sejumlah komentar yang sangat serius, termasuk ancaman kematian dan kekerasan,” katanya.

Rins mengakui bahwa tindakannya dapat membuat orang lain kecewa atau marah. Namun, menurut dia, ancaman dan pelecehan tidak dapat dibenarkan sebagai respons terhadap kesalahan tersebut.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 11 Oktober 2026
30o
Kurs