Jumat, 27 Maret 2026

Antusiasme Warganet Tembus 13,9 Juta Interaksi jelang Debut Jhon Herdman Pelatih Timnas Indonesia

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
John Herdman pelatih Timnas. Foto: BBC

Sorak sorai suporter belum benar-benar bergema di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), namun euforia menjelang pertandingan Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah meledak lebih dulu di dunia maya.

Selama periode 21-26 Maret 2026 menjelang laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026), Timnas Indonesia menjadi sorotan publik di media sosial lewat dua momen krusial. Yakni pengumuman skuad dan latihan perdana di bawah arahan John Herdman pelatih anyar Timnas Indonesia.

PT Binokular Media Utama (“Binokular”) kemudian menggunakan alat kerja big data analisis untuk melakukan riset percakapan di media sosial tentang sorotan dan distribusi argumen juga percakapan publik menjelang event tersebut.

Berdasarkan data dari dashboard social media listening Socindex, perbincangan mengenai persiapan Timnas Garuda mencapai 24.555 percakapan dengan total interaksi yang mencengangkan, yakni 13.977.286 engagement sepanjang periode 21–26 Maret 2026.

Lonjakan tertinggi terjadi pada tanggal 21 dan 24 Maret, bertepatan dengan saat publik menyaksikan langsung bagaimana tangan dingin John Herdman mulai membentuk tim, serta momen ketika para pemain, termasuk wajah lama yang kembali hadir, berkumpul di Jakarta.

Laporan monitoring menunjukkan bahwa selain pengumuman skuad, momen kedatangan dan latihan perdana menjadi topik utama yang menyedot perhatian warganet. Momen ini spesial karena laga melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 nanti akan menjadi debut resmi John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.

“Pergantian kursi kepelatihan dari Patrick Kluivert ke John Herdman pada Januari lalu menjadi latar belakang dari rasa penasaran yang tinggi,” kata Danu Setio Wihananto Manajer Social Media Data Analytics (Socindex) Binokular, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, lanjut Danu, publik tidak hanya menyoroti daftar pemain yang dipanggil namun juga pendekatan baru pelatih asal Kanada ini dalam memoles tim.

“Publik tidak hanya menilai dari individu pemain, tetapi juga dari potensi kolektivitas dan strategi yang akan diterapkan oleh pelatih,” katanya.

Antusiasme ini bahkan tercermin dari data sentimen yang didominasi oleh nada positif dan netral. Sebanyak 65 persen percakapan bersifat netral atau mengamati, diikuti 26 persen sentimen positif yang penuh optimisme, dan 9 persen sentimen negatif yang sebagian besar dipicu oleh rivalitas antar pendukung klub.

“Bukan karena skeptisisme terhadap kualitas pelatih,” ucapnya.

Di sisi lain, Danu mengatakan bahwa latihan perdana yang digelar di Jakarta juga menjadi saksi kembalinya sosok yang lama dinanti. Kehadiran Elkan Baggott bek Timnas yang sempat lama absen dari panggilan timnas, menjadi air segar bagi publik.

Danu menyebu analisis di media sosial mencatat, sambutan hangat mengalir deras untuk bek bertubuh jangkung tersebut. Bahkan, menurutnya panggilan terhadap Elkan Baggott menjadi salah satu isu utama yang melatarbelakangi gelombang positif di linimasa TikTok dan Instagram.

“Kerinduan itu tidak hanya diproyeksikan kepada tim secara kolektif, tetapi juga kepada individu-individu yang dinilai layak mengenakan seragam Merah Putih,” jelasnya.

Meski secara umum antusiasme sangat tinggi, terdapat satu catatan yang menimbulkan kekecewaan di sebagian kecil publik, yaitu batalnya Dean James bergabung ke Timnas. Isu ini sempat memanas karena dikaitkan dengan polemik status kewarganegaraan dan izin kerja di Belanda.

Namun, Sumardji Ketua Badan Tim Nasional dengan tegas telah meluruskan bahwa absennya Dean James murni karena pilihan taktis pelatih John Herdman.

“Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pelatih baru mendapatkan kepercayaan besar, setiap keputusan teknis tetap menjadi sorotan tajam publik,” kata Danu.

Menariknya, sentimen negatif yang muncul 9 persen) lebih banyak dipicu oleh rivalitas antarsuporter klub di liga domestik. Komentar seperti “mending trio Ridho, Jay Idzes, Hubner” menjadi contoh bagaimana preferensi terhadap pemain tertentu sering kali bercampur dengan aroma persaingan antara The Jakmania (Persija) dan Bobotoh (Persib).

Meski demikian, riset media sosial ini menilai bahwa kritik yang muncul justru merefleksikan tingginya keterlibatan emosional suporter, yang merupakan bentuk perhatian dan harapan agar tim tampil kompetitif.

Dengan total engagement mencapai hampir 14 juta dalam waktu lima hari, jelas bahwa antusiasme publik menyambut debut John Herdman dan latihan perdana Timnas Indonesia berada pada level yang sangat tinggi.

Optimisme publik tidak hanya muncul karena faktor rindu akan pertandingan timnas, tetapi juga karena adanya persepi bahwa skuad yang diumumkan kali ini lebih lengkap dan kompetitif.

“Kehadiran Herdman dinilai membawa nuansa berbeda dalam proses pembentukan tim, yang diharapkan mampu menambah kedalaman skuad di posisi-posisi yang sebelumnya dianggap kurang optimal,” kata Ridho Marpaung Vice President Operation Binokular Big Data Analytics.(wld/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 27 Maret 2026
32o
Kurs