“Pada sepuluh hari sebelum keberangkatan, memang Kak Karel cukup intens memasangkan kami di latihan. Jadi tadi walau awalnya sempat kagok tapi ketika sudah menemukan ritmenya, kami bisa saling mengisi,” ujar Fadia.
Febriana menambahkan, kemenangan tersebut tidak diraih dengan membebani diri dengan keharusan menang. Fokus mereka adalah menjalankan pola permainan yang telah disiapkan.
Ia mengakui permainan pasangan Indonesia sempat terbawa pola permainan lawan pada gim pertama. Setelah interval, Fadia/Febriana mencoba mengubah strategi dengan meningkatkan variasi permainan.
“Saat awal tadi itu memang kami terbawa pola main mereka jadi main panjang-panjang. Setelah interval coba mengubah permainan dan berhasil,” ujar Febriana.
Kemenangan 3-1 atas Chinese Taipei membawa tim putri Indonesia melaju ke semifinal Asian Games 2026. Pada babak empat besar, Indonesia akan menghadapi China untuk memperebutkan tiket ke final. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

