Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan perpindahan laga dari Malang ke Bali tidak memberi pengaruh besar terhadap timnya. Menurutnya, yang paling menentukan adalah mentalitas dan sikap pemain saat berada di lapangan.
Bernardo mengakui babak pertama berjalan sulit akibat cuaca panas yang membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan. Namun saat jeda, tim pelatih melakukan evaluasi dan sejumlah koreksi.
Hasilnya, Persebaya tampil jauh lebih tajam di babak kedua dengan mencetak empat gol ke gawang Arema. Bernardo menilai perubahan itu menunjukkan respons positif dari para pemain.
“Sikap yang mereka tunjukkan hari ini, terutama di babak kedua, sangat bagus. Inilah arah yang perlu kita teruskan,” tuturnya.
Ia menambahkan kemenangan besar atas Arema bukan hal mudah, mengingat Singo Edan sebelumnya cukup solid dan lama tidak kebobolan.

NOW ON AIR SSFM 100

