Selasa, 8 September 2026

De Red FC Ungkap Alasan Pilih Surabaya sebagai Homebase di Championship 2026/2027

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Aji Santoso ditunjuk sebagai nakhoda de Red FC untuk kompetisi Championship musim 2026/2027. Aji merupakan mantan pemain, kapten tim, dan pelatih Persebaya Surabaya. Foto: Media de Red FC

De Red FC mengungkap tiga alasan memilih Surabaya sebagai homebase untuk berlaga di Championship 2026/2027. Klub yang merupakan transformasi dari Dejan FC itu akan bermarkas di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari.

Daniel Rohi CEO de Red FC mengatakan, keputusan menjadikan Surabaya sebagai kandang tim tidak terlepas dari iklim sepak bola Kota Pahlawan yang dinilai dinamis.

“Pertama, kita lihat bahwa iklim persepakbolaan di Surabaya itu sangat dinamis dan progresif serta prospektif. Artinya pemain-pemain legenda sepak bola itu lahir dari Surabaya. Banyak sekali klub-klub terbaik itu ada di Kota Surabaya,” kata Daniel.

Alasan kedua berkaitan dengan infrastruktur. Menurut Daniel, Surabaya memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung perkembangan dan aktivitas klub sepak bola.

“Yang kedua, Surabaya ini memiliki infrastruktur yang sangat memadai untuk menunjang perkembangan sepak bola. Kita punya stadion-stadion yang bagus, punya penonton-penonton yang sangat mensupport keberadaan sepak bola,” ujarnya.

Pertimbangan ketiga adalah posisi geografis Surabaya. Daniel menyebut letak Surabaya yang sangat strategis dan memberikan keuntungan dari sisi mobilitas tim.

“Dan yang ketiga, Surabaya ini secara geografis itu di Gerbang Indonesia Timur. Untuk mengelola klub sepak bola kita perlu mobilitas untuk bermain tandang dan juga away. Nah, dengan begitu dengan Surabaya mungkin lebih gampang ke mana-mana,” katanya.

Daniel juga melihat keberadaan sejumlah klub Championship di Jawa Timur sebagai potensi yang positif bagi perkembangan sepak bola daerah. Ia menyebut setidaknya ada lima klub Championship yang berada di Jawa Timur dan sekitarnya, termasuk de Red FC.

“Dan kami bersyukur ada empat klub Liga 2 itu ada di sekitar Surabaya. RANS di Malang, Deltras Sidoarjo. Saya dengar Persipura Jayapura juga bermarkas di Gelora Delta. Kemudian ada Persela Lamongan, dan ditambah dengan de Red FC,” kata Daniel.

Menurutnya, banyaknya klub dari Jawa Timur yang berlaga di kompetisi kasta kedua nasional menunjukkan besarnya kekuatan sepak bola provinsi tersebut.

Selain lima klub di Championship, Daniel menyebut Jawa Timur juga memiliki empat klub yang berkompetisi di Super League, yakni Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Madura United, dan Arema FC.

Di sisi lain, Daniel juga memberikan klarifikasi mengenai anggapan bahwa de Red FC merupakan klub yang berafiliasi dengan partai politik tertentu, yakni PDI Perjuangan.

Menurut Daniel, partai politik tidak secara langsung mendirikan klub sepak bola tersebut. Ia menjelaskan, de Red FC dibangun oleh kader partai yang memiliki perhatian dan kecintaan terhadap sepak bola.

“Saya perlu jelaskan, de Red FC adalah kader-kader partai yang punya kecintaan terhadap sepak bola, ingin melanjutkan pembinaan sepak bola yang merakyat,” ujarnya. (saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Selasa, 8 September 2026
29o
Kurs