Selasa, 27 Januari 2026

Eks Presiden FIFA Dukung Boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Trofi Juara Piala Dunia FIFA. Foto: Harold Cunningham/FIFA

Sepp Blatter Mantan Presiden FIFA menyatakan dukungannya terhadap seruan untuk memboikot Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dukungan Blatter muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan bagi para penggemar sepak bola yang ingin menonton secara langsung.

Berdasarkan laporan The Guardian pada Selasa (27/1/2026), Blatter mendukung pernyataan Mark Pieth pengacara antikorupsi asal Swiss, yang sebelumnya bekerja sama dengan FIFA dalam upaya reformasi. Pieth secara terbuka menyarankan agar suporter menghindari perjalanan ke AS selama turnamen berlangsung.

“Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini,” tulis Blatter melalui akun media sosialnya.

Kekhawatiran keamanan ini kian menguat setelah kabar meninggalnya warga negara AS, Alex Pretti, pada akhir pekan lalu. Meski keterkaitan kasus tersebut dengan Piala Dunia tidak dijelaskan secara rinci, peristiwa ini disebut memperkuat rasa was-was publik.

Pieth menyoroti kondisi politik dan sosial di Amerika Serikat, termasuk marjinalisasi lawan politik dan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh otoritas imigrasi. Ia menilai hal tersebut menimbulkan risiko bagi para penggemar.

“Untuk para penggemar, satu saran saja: hindari Amerika Serikat. Anda akan mendapatkan pemandangan yang lebih baik lewat televisi,” kata Pieth. Ia juga memperingatkan bahwa suporter yang bepergian ke AS harus siap menghadapi risiko dipulangkan bila dianggap tidak mematuhi otoritas setempat.

Dilansir dari Antara, Blatter sendiri mengundurkan diri dari jabatan Presiden FIFA pada 2015 setelah dilanda berbagai skandal. Ia digantikan oleh Gianni Infantino, yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan Donald Trump Presiden AS.

Pada 2025, Blatter bersama Michel Platini mantan Presiden UEFA, dibebaskan secara definitif dari tuduhan hukum terkait pembayaran tertunda sebesar 2 juta franc Swiss oleh FIFA kepada Platini pada 2011 untuk jasa konsultasi.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan akan menjadi edisi pertama yang digelar secara bersama oleh tiga negara. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 27 Januari 2026
24o
Kurs