Adityanto mengatakan, anak muda yang ingin menekuni olahraga baris-berbaris perlu memiliki kondisi fisik yang baik. Latihan yang intensif membutuhkan stamina, ketahanan tubuh, serta kemampuan menjaga ketepatan gerakan dalam waktu tertentu.
Namun, kemampuan fisik bukan satu-satunya modal yang diperlukan. Konsistensi dan disiplin dalam mengikuti latihan juga menjadi faktor penting untuk berkembang sebagai atlet.
“Namanya atlet itu memang konsistensi dan disiplin yang pertama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, semangat berlatih perlu dijaga meskipun peserta menghadapi kelelahan atau tantangan selama proses pembinaan. Karena itu, Forbasi tidak hanya berupaya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membangun lingkungan yang mendukung perkembangan para pegiat baris-berbaris.
Forbasi Jawa Timur juga membuka peluang bagi penyelenggara perlombaan untuk berafiliasi dengan organisasi tersebut. Adityanto menyebut, kejuaraan yang berafiliasi dengan Forbasi dapat memperoleh manfaat administratif, termasuk pendataan kegiatan yang dapat terhubung dengan pemerintah.
NOW ON AIR SSFM 100

