Minggu, 18 Januari 2026

Gresik Phonska Sukses Redam Serangan Megawati Hangestri

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia mengalahkan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dengan skor 3-1 (25-17, 23-25, 25-18, 25-20) di GOR Voli Indoor Sport Center Sumut, Deli Serdang pada Minggu (18/1/2026). Foto: Humas Proliga

Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memastikan kemenangan penting dalam lanjutan Proliga 2026. Di GOR Voli Indoor Sport Center Sumut, Deli Serdang, Minggu (18/1/2026), tim asuhan Allesandro Lodi itu menaklukkan juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dengan skor 3-1 (25-17, 23-25, 25-18, 25-20).

Kemenangan ini menunjukkan kekompakan tim, khususnya sinergi antara pemain lokal dan legiun asing Gresik Phonska yang sukses meredam agresivitas Megawati Hangestri dan kolega.

Gresik Phonska langsung mengambil kendali sejak set pertama. Serangan kombinasi dari Arneta Putri, Medi Yoku, Shella Bernadheta, serta duo asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko membuat pertahanan JPE kewalahan.

Gresik Phonska sempat memimpin 15-9 sebelum menutup set pertama 25-17 lewat eksekusi cerdik “bola jangkit” Geofani.

Set kedua berjalan ketat. JPE yang dipimpin Tisya Amallya berhasil bangkit, bahkan sempat unggul 16-14. Strategi timeout Bullent Karsioglu pelatih, berhasil menenangkan timnya, dan JPE akhirnya menyamakan kedudukan 1-1 dengan skor 25-23.

Kekalahan di set kedua memicu respons cepat Gresik Phonska di set ketiga. Dominasi Oleksandra Bytsenko dan Annie Mitchem membuat tim asuhan Lodi unggul jauh, menutup set ketiga 25-18.

Set keempat dimulai dengan keunggulan JPE 10-6 melalui Lana Shcherban. Namun, Gresik Phonska perlahan membalikkan keadaan, menyamakan skor 15-15, kemudian melesat 19-17.

Tekanan bertubi-tubi JPE tak mampu menembus pertahanan rapat Gresik Phonska, dan set keempat berakhir 25-20 untuk kemenangan wakil Kota Pudah.

Allesandro Lodi pelatih Gresik Phonska mengatakan bahwa timnya sudah mempelajari kelebihan dan kekurangan lawannya sebelum laga ini. “Kami sudah tahu kelebihan dan kekurangan Pertamina. Setiap bermain, kami pelajari,” terang pelatih asal Italia itu.(*)

Sementara itu, Bullent Karsioglu pelatih JPE mengakui beberapa pemainnya tidak optimal karena masalah kesehatan, namun optimistis peluang ke final four masih terbuka. “Kita baru menjalani tiga pertandingan. Kita masih memiliki peluang ke final four,” ujarnya. (saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 18 Januari 2026
27o
Kurs