Sabtu, 24 Januari 2026

IPSI Jatim Siapkan Pelatih Unggul untuk Pembinaan Atlet Daerah

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi Pencak silat. Foto: INASGOC

IPSI Jawa Timur memperkuat pembinaan atlet daerah dengan menyelenggarakan penataran pelatih tingkat provinsi. Program ini diikuti 150 peserta dari berbagai pengurus kota, kabupaten, hingga perguruan pencak silat di Jatim.

Tono Suharyanto Wakil Ketua I IPSI Jawa Timur menjelaskan, penataran pelatih menjadi bagian dari strategi pengurus untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi atlet pencak silat di daerah.

“Kegiatan penataran pelatih IPSI tingkat Provinsi Jawa Timur ini merupakan salah satu program dari pengurus IPSI Jawa Timur dalam rangka peningkatan prestasi,” kata Tono.

Menurut Tono, peserta penataran berasal dari seluruh pengurus kota dan kabupaten serta sembilan perwakilan perguruan IPSI di Jawa Timur. Setelah mengikuti penataran, para pelatih akan kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan program pembinaan dan menyiapkan atlet menuju kompetisi.

“Jadi mereka nanti akan kembali ke cabangnya masing-masing atau kota kabupatennya masing-masing. Sehingga mereka melakukan pembinaan,” ujar Tono.

Penataran pelatih ini mendapat dukungan penuh dari KONI Jawa Timur. Akmal Budianto Sekretaris Umum KONI Jatim menilai program tersebut penting sebagai upaya evaluasi dan peningkatan kapasitas pelatih.

“KONI menyambut baik dan memberi apresiasi. Ini salah satu hasil evaluasi yang harus dilakukan pelatihan-pelatihan seperti ini untuk pelatih,” ujar Akmal.

Akmal menekankan, pelatih yang mengikuti penataran harus benar-benar didayagunakan melalui proses seleksi yang ketat. Ia berharap para pelatih mampu meningkatkan kualitas atlet, karena kualitas pelatih akan menentukan prestasi atlet.

“Prinsipnya kalau pelatih-pelatihnya berkualitas, pasti atlet-atletnya juga akan berkualitas,” ucapnya.

Akmal juga berharap penataran pelatih berdampak pada persaingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Menurutnya, Porprov menjadi ajang penting untuk mengukur sejauh mana pembinaan atlet berprestasi di setiap cabang olahraga. (saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 24 Januari 2026
30o
Kurs