Aston Villa membuka kiprahnya di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan 3-2 atas Club Brugge di Jan Breydel Stadium, Selasa (8/9/2026) malam WIB. Tiga gol pada babak pertama menjadi bukti kebangkitan lini depan tim asuhan Unai Emery setelah sebelumnya kesulitan mencetak gol di Premier League.
Aston Villa datang ke Belgia dengan catatan buruk di depan gawang. Mereka gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan pertama Premier League musim ini dan hanya mampu mencatat satu tembakan tepat sasaran.
Namun, situasi tersebut berubah drastis ketika menghadapi Club Brugge. Aston Villa mencatat sembilan tembakan tepat sasaran dan mampu tiga kali membobol gawang tuan rumah pada babak pertama.
John McGinn membuka keunggulan Aston Villa pada menit ke-12. Berawal dari pergerakan Pau Torres yang membawa bola melewati lini tengah, McGinn menerima umpan sebelum melepaskan tembakan terukur ke sudut kiri bawah gawang.
Gol tersebut sekaligus membawa McGinn mencatatkan sejarah baru. Ia menjadi pencetak gol terbanyak Aston Villa di kompetisi utama Eropa, melewati torehan Ollie Watkins. Gol itu merupakan gol ke-12 McGinn di kompetisi Eropa.
Club Brugge merespons dengan cepat. Pada menit ke-19, Jan Virgili memberikan umpan kepada Hugo Vetlesen di dalam kotak penalti. Vetlesen kemudian menyelesaikan peluang tersebut untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Aston Villa kembali unggul tidak lama kemudian.
Joao Gomes dan Nicolas Jackson terlibat dalam proses serangan sebelum Gomes masuk ke kotak penalti dan mengirim umpan mendatar. Emi Buendia berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikannya dan membuat Villa kembali memimpin 2-1.
Tim tamu kemudian semakin menjauh menjelang turun minum. Pau Torres mengirim umpan jauh yang berhasil menemukan Jackson di belakang pertahanan Club Brugge.
Jackson melewati Yann Sommer sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Gol tersebut menjadi gol perdana Jackson bersama Aston Villa sejak bergabung pada bursa transfer musim panas.
Aston Villa pun menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1.
Club Brugge mencoba bangkit setelah jeda. Peluang mereka datang setelah bola mengenai tangan Aaron Wan-Bissaka di dalam kotak penalti.
Sandro Schaerer selaku wasit awalnya tidak memberikan penalti, tetapi keputusan berubah setelah pemeriksaan VAR. Nicolo Tresoldi kemudian menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Club Brugge terus mengejar gol penyama kedudukan, sementara Aston Villa berusaha mempertahankan keunggulan.
Jackson hampir mencetak gol keduanya pada pertandingan tersebut. Namun, tembakan first-time penyerang asal Senegal itu masih mampu dihentikan Sommer.
Peluang lain Aston Villa datang melalui Lamare Bogarde. Sepakannya sempat mengarah ke gawang, tetapi Joaquin Seys melakukan penyelamatan penting dengan memblok bola tepat di garis gawang.
Club Brugge terus memberikan tekanan pada menit-menit akhir. Namun, pertahanan Aston Villa mampu bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan 3-2 tersebut menjadi kemenangan pertama Aston Villa atas Club Brugge sekaligus kemenangan pertama mereka di semua kompetisi musim ini. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

