Manchester City mengawali kiprahnya di Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Porto di Estadio do Dragao, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Erling Haaland menjadi penentu kemenangan The Citizens lewat dua gol yang dicetak pada babak kedua.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Manchester City harus menghadapi perlawanan sengit Porto dalam pertandingan yang berlangsung di tengah guyuran hujan deras. Laga bahkan diwarnai ketegangan antarpemain hingga melibatkan petugas keamanan.
Pertandingan berjalan relatif lambat pada awal laga. Manchester City baru menciptakan ancaman serius pada menit ke-15 melalui kombinasi Phil Foden dan Antoine Semenyo.
Foden kemudian melepaskan umpan silang yang mengarah kepada Haaland. Namun, sundulan striker asal Norwegia itu masih mampu ditepis Diogo Costa kiper Porto.
Costa kembali menjadi penyelamat tim tuan rumah beberapa saat kemudian. Ia menggagalkan tembakan mendatar Foden sebelum melakukan penyelamatan ganda untuk membendung sepakan voli Haaland dan percobaan lanjutan Rayan Cherki.
Ketegangan mulai meningkat menjelang turun minum. Josko Gvardiol mendapat kartu kuning setelah terlibat benturan dengan William Gomes.
Situasi kemudian memanas setelah Marc Guehi dianggap mengenai Gabri Veiga dengan lengannya saat berebut bola udara. Pemain kedua tim terlibat adu argumen, sementara wasit tidak memberikan kartu kepada Guehi.
Ketegangan berlanjut hingga peluit babak pertama. Menurut laporan pertandingan, petugas keamanan harus turun tangan untuk mencegah terjadinya bentrokan ketika para pemain berjalan menuju ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Manchester City langsung meningkatkan tekanan dan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-47.
Rayan Cherki mempertahankan penguasaan bola di sisi kanan sebelum mengoper kepada Enzo Fernandez. Bola kemudian dikirimkan ke dalam kotak penalti dan disambut Haaland dengan sundulan keras.
Sundulan Haaland meluncur ke arah tiang dan tidak mampu dihentikan Costa. Manchester City pun unggul 1-0.
Porto tidak tinggal diam. Tim tuan rumah meningkatkan tekanan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.
Pepe sempat mengancam melalui sundulan yang melebar. Porto juga meminta penalti setelah Pepe mengklaim dirinya dilanggar Gianluigi Donnarumma, tetapi wasit tidak menunjuk titik putih.
Peluang lain datang melalui Alberto Costa yang menyundul bola hasil sepak pojok melewati muka gawang. Pendukung Porto kembali dibuat tegang ketika tendangan Alan Varela hanya melenceng tipis dari sasaran.
Manchester City kemudian mampu mengendalikan situasi pada menit-menit akhir. Haaland memastikan kemenangan timnya lewat gol kedua pada masa tambahan waktu.
Striker berusia 26 tahun itu menyambut umpan tarik Rayan Ait-Nouri dan menyelesaikannya dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Keributan kembali terjadi menjelang pertandingan berakhir setelah Pablo Rosario melakukan tekel terhadap Haaland. Francesco Farioli pelatih Porto juga mendapat kartu kuning dalam situasi tersebut.
Meski pertandingan berlangsung panas hingga menit terakhir, Manchester City mampu mempertahankan keunggulan 2-0. Hasil ini menjadi awal positif bagi skuad asuhan Enzo Maresca dalam perjalanan mereka di Liga Champions. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

