“Saya ingin terus kembali selamanya, karena bermain untuk tim nasional Argentina adalah hal terindah yang bisa terjadi kepada Anda. Yang paling indah,” kata Messi setelah pertandingan.
Selain mencetak satu gol, Messi juga berperan dalam dua gol Argentina lainnya. Ia mengirimkan umpan sepak pojok yang disundul Nicolás Otamendi untuk membuka keunggulan pada menit ke-48, sebelum memberikan umpan kepada Nico Paz yang kemudian mencetak gol melalui tembakan melengkung.
Pertandingan tersebut sejak awal disebut sebagai “tango terakhir” Messi bersama Argentina. Momen emosional bahkan sudah terlihat sebelum pertandingan dimulai ketika Messi menangis saat bus tim nasional melewati kerumunan suporter menuju stadion.
Air mata kembali terlihat ketika lagu kebangsaan Argentina berkumandang untuk terakhir kalinya dengan Messi berada di lapangan. Ia didampingi ketiga putranya, Thiago, Mateo, dan Ciro.
Lionel Scaloni pelatih Argentina juga tak kuasa menahan emosi setelah pertandingan. Ia menyebut sosok Messi memiliki aura yang tidak pernah ditemukannya pada pemain lain.
NOW ON AIR SSFM 100

