Marc Marquez mengaku sempat merasa pusing setelah memenangi sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (10/10/2026) siang.
Pembalap Ducati itu menyebut kondisi tersebut belum pernah dialaminya sebelumnya, setelah menjalani balapan yang berlangsung intens.
Marquez meraih kemenangan kedelapannya di sprint race MotoGP musim ini secara dramatis. Ia mengambil alih posisi terdepan dari Jorge Martin ketika balapan menyisakan lima lap, setelah pembalap Aprilia tersebut diduga mengalami masalah tekanan ban.
Martin kemudian melakukan kesalahan pada fase akhir balapan sehingga harus turun ke posisi keempat.
Marquez pun berhasil mengamankan kemenangan yang sekaligus membawanya memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan keunggulan empat poin.
Namun, kemenangan tersebut diwarnai kondisi fisik yang tidak biasa bagi pembalap asal Spanyol itu. Seusai naik podium, Marquez mengaku merasa pusing setelah memacu motornya dalam persaingan ketat.
“Saya tidak tahu,” ujar Marquez ketika ditanya mengenai kondisinya setelah sprint race, dilansir dari Crash.
Ia menjelaskan, balapan berlangsung sangat menguras tenaga, terutama ketika para pembalap melaju dengan catatan waktu sekitar satu menit 29 detik per lap. Setelah podium, ia merasa pusing dan segera berupaya memulihkan kondisinya.
“Setelah podium, saya pusing. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi hari ini terjadi,” katanya.
Marquez kemudian mengganti pakaian dan menggunakan air dingin untuk membantu memulihkan kondisi tubuhnya.
Ia juga langsung menuju ruangannya setelah turun dari kendaraan pengangkut di sirkuit untuk beristirahat.
Pembalap 33 tahun itu menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik dan memperhatikan detail pemulihan sebagai bagian dari persiapan atlet.
Menurutnya, upaya tersebut sama pentingnya dengan memastikan motor berada dalam kondisi optimal sebelum balapan.
Kemenangan di Mandalika menjadi hasil di luar perkiraan Marquez. Sebelum sprint race, ia tertinggal dua poin dari Martín. Kini, ia memimpin klasemen sementara dengan selisih empat poin menjelang balapan utama pada Minggu (11/10/2026).
Meski demikian, Marquez tidak ingin terlalu berfokus pada tambahan poin. Ia menyebut target utamanya di Mandalika adalah membatasi kehilangan poin dari para pesaing, mengingat sirkuit tersebut bukan lintasan yang mudah baginya.
“Saya memperkirakan akan kehilangan poin dari Martin. Target kami, dan besok juga sama, adalah berusaha agar tidak kehilangan terlalu banyak poin,” ujarnya.
Marquez mengakui tambahan poin yang diraihnya kali ini berada di luar ekspektasi. Namun, ia menegaskan persaingan masih berlanjut dan balapan utama akan menghadirkan tantangan berbeda. (saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

