“Karena kalau lahirnya gravel, dulu pengalaman saya di luar negeri, itu bukan berarti harus single track dan lain-lain. Tapi jalan-jalan off-road yang bukan aspal, yang lebar-lebar, yang kita bisa main speed. Dan itu sejauh ini saya hanya menemukan di Glenmore, di Banyuwangi,” ujarnya.
Rute Nggravel Glenmore 2026 membentang di kawasan perkebunan yang menjadi salah satu karakter utama ajang tersebut. Peserta melintasi area perkebunan tebu, kopi, dan cokelat, sekaligus menikmati panorama perbukitan dan pegunungan Banyuwangi.
Lintasan juga membawa peserta melewati kawasan hutan, tepian sungai, kebun kelapa hingga persawahan.
Permukaan jalan didominasi kerikil kecil dan pasir dengan lebar lintasan yang memungkinkan peserta kategori Race 100 kilometer untuk menjaga kecepatan dan melakukan aksi salip.
Azrul menggambarkan, lanskap sepanjang rute Nggravel Glenmore sebagai kombinasi antara perkebunan, hutan dan perbukitan.

NOW ON AIR SSFM 100

