Kamis, 8 Januari 2026

Pemain Perseta 1970 Alami Retak Tulang Rusuk Akibat Ditendang Hilmi Penggawa PS Putra Jaya

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Penendang keras dalam laga Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung mendapat kartu merah di Stadion Gelora Bangkalan, pada Senin (5/1/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube PSSI Jatim

Firman Nugraha pemain Perseta 1970 Tulungagung mengalami retak tulang rusuk bagian bawah setelah menerima tendangan keras dalam laga lawan PS Putra Jaya Pasuruan, Senin (5/1/2026).

Rudi Iswahyudi Manajer Perseta 1970 Tulungagung mengatakan, insiden tersebut terjadi pada menit ke-72 ketika Firman berupaya merebut bola dari pemain PS Putra Jaya Pasuruan, M. Hilmi Gimnastiar.

“Firman terkena tendangan keras di bagian dada. Setelah kejadian itu, kondisinya sempat kejang dan harus mendapatkan perawatan di ambulans,” kata Rudi dilansir dari Antara pada Selasa (6/1/2026).

Meski sempat mendapatkan penanganan medis di lapangan, Firman menolak untuk langsung dibawa ke rumah sakit karena merasa kondisinya mulai membaik.

BACA JUGA: Komdis PSSI Jatim Hukum Seumur Hidup Hilmi Gimnastiar Pemain Putra Jaya

BACA JUGA: Insiden Tendangan Brutal Warnai Laga Putra Jaya vs Perseta di Liga 4

Namun, pada malam harinya Firman mengeluhkan sesak napas kepada tim ofisial Perseta 1970 Tulungagung.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, tim ofisial membawa Firman ke RSUD Kabupaten Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk rontgen.

“Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya retakan pada tulang rusuk bagian bawah. Kondisi ini masuk kategori cedera serius dan berisiko,” ujar Rudi.

BACA JUGA: Penendang Brutal Liga 4 Terancam Hukuman Tambahan, Sedang Diproses Pandis dan Komdis PSSI

BACA JUGA: PS Putra Jaya Pasuruan Pecat Hilmi Usai Lakukan Tendangan Brutal di Liga 4

Berdasarkan hasil medis tersebut, manajemen Perseta 1970 Tulungagung memutuskan untuk mengistirahatkan Firman dari aktivitas latihan maupun pertandingan hingga dinyatakan pulih sepenuhnya oleh tim medis.

Rudi menambahkan, meskipun kondisi tersebut sempat memengaruhi mental pemain lainnya, manajemen menegaskan keselamatan pemain menjadi prioritas utama, terlebih Perseta 1970 Tulungagung tengah berjuang di babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur.

“Saat ini Firman masih dalam observasi tim medis. Manajemen bertanggung jawab penuh terhadap pemulihan pemain dan tidak akan mengambil risiko apa pun,” katanya. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 8 Januari 2026
27o
Kurs