Sebagai respons atas pembatalan penerbangan itu Persebaya memutuskan melakukan perjalanan estafet darat dan laut untuk pulang ke Surabaya. Tim Persebaya melakukan perjalanan darat dari hotel tempat mereka menginap di Bandar Lampung, menuju ke Pelabuhan Bakauheni.
Selanjutnya, dari pelabuhan Bakauheni tim Persebaya akan menyeberang menggunakan kapal feri ke Pelabuhan Merak di Cilegon Banten.
“Saat ini kami sudah berada di atas kapal. Masih terdapat debu vulkanik di Pelabuhan Bakauheni,” ujar Alex sapaan akrab Sidiq Maulana Tualeka.
Nantinya, sesampainya di Pelabuhan Merak, Persebaya akan melanjutkan perjalanan darat menuju Jakarta. Dari ibu kota, Persebaya akan menaiki kereta untuk pulang ke Surabaya. Akan tetapi, jika Persebaya tidak mendapatkan tiket kereta api, maka perjalanan akan ditempuh menggunakan bus menuju Surabaya. (saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

