“Segala bentuk tindakan yang membahayakan keselamatan personel, ofisial, maupun pemain, terlebih para atlet muda, merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus ditindaklanjuti secara serius,” demikian pernyataan manajemen Persib, Senin (12/10/2026).
Manajemen menilai kekerasan fisik, perusakan kendaraan, dan dugaan pengambilan barang milik orang lain tanpa hak bukan bagian dari rivalitas sepak bola.
Karena itu, seluruh pihak yang terlibat harus diidentifikasi dan diproses sesuai ketentuan hukum apabila terbukti bersalah.
Persib mendesak aparat penegak hukum mengusut kejadian tersebut secara profesional, objektif, transparan, dan menyeluruh.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengungkap fakta sekaligus memastikan pihak yang bertanggung jawab mempertanggungjawabkan perbuatannya.
NOW ON AIR SSFM 100

