Usai insiden, Fernandez meluapkan kekecewaannya. Dalam wawancara dengan DAZN, pembalap Spanyol itu mengatakan rasa marahnya lebih besar daripada rasa sakit yang dirasakan.
“Saya mengalami patah jari, retak kecil. Saya akan mencobanya saat sesi pemanasan besok karena sudah dinyatakan fit, tetapi tangan saya sangat bengkak,” kata Fernandez.
Fernandez menyebut insiden tersebut seharusnya bisa dihindari, terlebih keduanya sama-sama membela Aprilia. Ia menilai Bezzecchi terlalu berfokus untuk berada di depan saat pengereman tanpa mempertimbangkan keberadaan pembalap lain.
“Kami sama-sama pembalap Aprilia dan memiliki kecepatan yang sedikit lebih baik daripada pembalap lain. Namun, dia hanya berfokus mendorong saya keluar dari kerb saat pengereman,” ujarnya.
“Dengan itu, dia memberi dua pembalap Ducati ruang untuk masuk. Saya merasa sangat buruk untuk tim saya dan Aprilia, tetapi apa yang dilakukannya tidak profesional,” lanjut Fernandez.
NOW ON AIR SSFM 100

